Pengiriman Ganja Dicampur Ikan Asin Diungkap Polres Malang Kota


Malang– Jajaran Satresnarkoba Polres Malang Kota berhasil mengungkap pengiriman ganja lewat Kantor Pos. Pengungkapan itu dilakukan berkat kejelian petugas mengingat ganja tersebut disembunyikan dengan cara dicampur ikan asin.

Dikansir dari halaman SurabayaPost.id, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengakui adanya pengungkapan tersebut. Dia menjelaskan bahwa dari ungkap itu, polisi menangkap DY dan mengamankan barang bukti berupa ganja di depan kantor pos, 19 April lalu. Menurut dia, dari tangan DY, polisi menyita 4 Kg ganja kering siap edar.

“Pelaku menyiasati pengiriman ganja dibungkus kardus berisi ikan asin. Katanya berasal dari Aceh,” kata AKBP Asfuri didampingi Kasat Reskoba, AKP Syamsul Hidayat pada Selasa (24/4/2018).

Setelah diselidiki lebih lanjut, polisi mendapati bahwa DY ini adalah sebagai kurir. Otaknya, yakni NC.

Kapolres Asfuri menambahkan, pelaku NC adalah seorang narapidana yang mendekam di LP Lowokwaru, Kota Malang.
“Kami langsung koordinasi dengan Kalapas untuk memeriksa NC,” lanjutnya.

Pemeriksaan tersebut akhirnya didapati bahwa NC menyuruh DY mengambil ganja lewat hubungan telepon. Petugas mendapati NC memiliki telepon yang digunakan di dalam lapas.

"Di HP milik NC itu terbukti ada pesanan ganja tersebut," imbuhnya.

Kini, NC yang hampir bebas 5 bulan lagi harus merasakan dinginnya tidur di dalam penjara lebih lama lagi. Ia bersama DY dikenai pasal 112 ayat 2 tentang narkotika dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun penjara.

Subscribe to receive free email updates: