Polrestabes Bandung berhasil mengamankan seorang pria berinisial AJ (23) yang diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan dengan kekerasan di kawasan Bojongloa Kaler, pada Kamis dini hari, 1 Januari 2026. Penangkapan ini merupakan respons cepat Polrestabes Bandung, didukung Polsek jajaran, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kasus penganiayaan ini menjadi sorotan setelah beredar video di media sosial yang menunjukkan korban bersama istrinya yang tengah berhenti di atas motor Vespa putih, tiba-tiba diserang oleh terduga pelaku menggunakan senjata tajam.

Upaya kepolisian semakin diintensifkan menyusul adanya informasi berkumpulnya komunitas pecinta motor Vespa pada Jumat malam, 9 Januari 2026, di Jalan Pasirkoja. Komunitas tersebut berkumpul karena tidak terima rekannya menjadi korban dan berinisiatif mencari keberadaan terduga pelaku.

“Berdasarkan hasil klarifikasi dan keterangan yang diperoleh, diketahui bahwa kelompok tersebut sedang melakukan aksi pencarian terhadap seseorang yang diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap salah satu rekan mereka,” terang Kabag OPS Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Merespons potensi gangguan keamanan akibat aksi pencarian yang dilakukan, petugas gabungan dari Polsek Bojongloa Kaler dan Tim Prabu 2 Polrestabes Bandung segera diterjunkan ke lokasi berkumpulnya komunitas Vespa. Kehadiran polisi di lokasi bertujuan vital, yakni untuk mencegah terjadinya hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain mengamankan situasi, kepolisian secara paralel juga melakukan upaya penyelidikan dengan meminta keterangan dari saksi-saksi terkait dugaan kasus penganiayaan tersebut.

Berbekal informasi akurat dari hasil penyelidikan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi keberadaan terduga pelaku.

“Setelah dilakukan pengecekan, benar bahwa terduga pelaku berada di kamar kostnya bersama kekasihnya,” ujar Kabag OPS

Terduga pelaku AJ (23) kemudian langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bojongloa Kaler untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan terduga pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan yang krusial, antara lain, Sebilah golok, Satu kunci modifikasi yang diduga kuat digunakan untuk membobol kendaraan bermotor (curanmor), Sebilah parang.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap AJ, pihak kepolisian mendapat titik terang baru. Diketahui bahwa peristiwa penganiayaan tersebut ternyata melibatkan tiga orang pelaku.

“Berdasarkan keterangan terduga pelaku, diketahui bahwa peristiwa tersebut melibatkan tiga orang, termasuk terduga pelaku yang telah diamankan. Dua orang lainnya masih dalam tahap pencarian,” tegas Kabag OPS

Polrestabes Bandung memastikan akan terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini demi memberikan rasa aman dan menjamin penegakan hukum bagi seluruh warga Kota Bandung.
Lebih baru Lebih lama