Ketua Presidium FUI DIY, H.M. Syukri Fadholi, SH menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi kehidupan bangsa dan negara yang dinilai sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya, berbagai persoalan yang melanda Indonesia saat ini, mulai dari maraknya praktik korupsi, kolusi, nepotisme, hingga penyalahgunaan sumber daya alam, telah dilakukan tanpa rasa malu dan tanggung jawab kepada rakyat.

Ia menegaskan bahwa perilaku tersebut telah merusak sendi-sendi kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menyengsarakan masyarakat. Oleh karena itu, segenap elemen masyarakat dan bangsa Indonesia menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme yang ditopang oleh praktik oligarki, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih.

Muhammad Sukri juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam praktik-praktik yang merugikan bangsa agar kembali ke jalan yang benar dan bersama-sama memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa berbagai ajaran agama telah menegaskan bahwa kerusakan dalam kehidupan masyarakat dan bangsa berawal dari rusaknya para pemimpin. Sementara itu, rusaknya para pemimpin tidak terlepas dari rusaknya para pemuka agama yang terjebak dalam kecintaan terhadap materi, jabatan, dan kekuasaan.

Menutup pernyataannya, Muhammad Sukri mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa agar Allah SWT segera memberikan pertolongan kepada bangsa ini serta memberikan kekuatan kepada pemerintah dalam menjalankan kebijakan pemberantasan korupsi demi terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

“Semoga bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan mampu keluar dari berbagai persoalan yang tengah dihadapi,” pungkasnya.
Lebih baru Lebih lama